Sebagian besar kehamilan berjalan normal, tetapi setiap ibu dan pendampingnya perlu mengenal tanda bahaya. Mengenali tanda-tanda ini dan bertindak cepat dapat menyelamatkan nyawa ibu dan bayi.
Tanda Bahaya Selama Kehamilan
Segera ke fasilitas kesehatan bila mengalami perdarahan dari jalan lahir, sakit kepala hebat disertai pandangan kabur, bengkak mendadak pada wajah dan tangan, kejang, demam tinggi, muntah terus-menerus hingga tidak bisa makan dan minum, gerakan janin berkurang atau tidak terasa, serta keluar air ketuban sebelum waktunya.
Tanda Bahaya Saat Persalinan
Perdarahan banyak, ketuban berwarna hijau atau berbau, kontraksi yang terus-menerus tanpa jeda, ibu sangat lemas atau tidak sadar, dan persalinan yang berlangsung terlalu lama membutuhkan penanganan tenaga medis segera.
Tanda Bahaya Masa Nifas
Setelah melahirkan, waspadai perdarahan yang semakin banyak, cairan nifas berbau busuk, demam, payudara merah dan nyeri disertai demam, nyeri betis satu sisi, sesak napas, serta perasaan sedih mendalam atau pikiran untuk menyakiti diri atau bayi.
Kesehatan mental ibu sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
Peran Doula dan Keluarga
Doula dan keluarga membantu memperhatikan perubahan kondisi ibu dan mendorong untuk segera mencari pertolongan. Doula bukan tenaga medis dan tidak menggantikan bidan atau dokter. Simpan nomor darurat dan rencanakan transportasi sejak awal kehamilan.