Banyak ibu hamil mendapati sepatu favoritnya tiba-tiba terasa sempit, terutama di trimester ketiga. Kaki bengkak memang umum terjadi, tetapi perlu dikenali kapan merupakan hal normal dan kapan menjadi tanda bahaya.
Mengapa Kaki Membengkak?
Selama kehamilan, volume cairan tubuh meningkat dan rahim yang membesar menekan pembuluh darah di panggul sehingga aliran darah dari kaki lebih lambat. Bengkak biasanya memburuk di sore hari, saat cuaca panas, atau setelah lama berdiri.
Cara Meredakan
Tinggikan kaki saat beristirahat, hindari berdiri atau duduk terlalu lama, lakukan gerakan memutar pergelangan kaki, berjalan santai, berenang, dan cukupi minum air putih. Berbaring miring ke kiri dapat membantu sirkulasi. Stoking kompresi dapat dipertimbangkan setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kapan Harus Waspada?
Segera periksakan diri bila bengkak muncul tiba-tiba pada wajah, tangan, atau sekitar mata, terutama bila disertai sakit kepala berat, pandangan kabur, atau nyeri ulu hati, karena bisa menjadi tanda preeklamsia. Bengkak pada satu kaki disertai nyeri dan kemerahan juga perlu segera diperiksa.
Pemeriksaan tekanan darah rutin sangat penting di trimester ketiga.
Memilih Sepatu yang Tepat
Pilih sepatu bertumit rendah dan lebar, sol yang empuk dan tidak licin, bahan yang lentur, serta tali atau perekat yang bisa disesuaikan. Ukuran kaki bisa bertambah selama hamil, jadi coba sepatu di sore hari. Merawat dan memperbaiki sol sepatu yang aus juga membantu menjaga keseimbangan.