Semakin banyak perusahaan menyadari bahwa mendukung karyawan yang hamil dan baru melahirkan bukan sekadar kewajiban, tetapi investasi. Kebijakan ramah ibu membantu mempertahankan talenta dan membangun loyalitas.
Cuti Melahirkan dan Cuti Ayah
Cuti melahirkan yang memadai memberi waktu bagi ibu untuk pulih dan membangun ikatan dengan bayi. Sejumlah perusahaan juga memberikan cuti ayah yang lebih panjang dari ketentuan minimum, agar pasangan dapat berbagi peran di minggu-minggu awal yang melelahkan. Pastikan Anda memahami ketentuan cuti terbaru yang berlaku.
Ruang Laktasi yang Layak
Ruang laktasi idealnya bersih, tertutup, memiliki kursi nyaman, stopkontak, wastafel, dan lemari pendingin untuk menyimpan ASI perah. Waktu istirahat untuk memerah ASI juga perlu diakomodasi dalam jadwal kerja.
Kembali Bekerja Secara Bertahap
Pola kerja fleksibel, kerja jarak jauh sebagian, atau masuk bertahap membantu ibu beradaptasi. Dukungan atasan dan rekan kerja sangat menentukan keberhasilan ibu melanjutkan pemberian ASI.
Beberapa perusahaan bahkan menyediakan layanan konseling laktasi atau doula postpartum sebagai tunjangan karyawan.
Manfaat bagi Perusahaan
Tingkat retensi karyawan yang lebih tinggi, berkurangnya biaya rekrutmen, dan citra perusahaan yang positif adalah manfaat nyata dari kebijakan ramah keluarga.