Ada ungkapan sederhana yang menggambarkan kebutuhan bayi baru lahir: come closer, mendekatlah. Setelah sembilan bulan di dalam rahim, bayi paling tenang ketika berada di dada ibunya, merasakan hangat tubuh, detak jantung, dan aroma yang dikenalnya.
Apa Itu Kontak Kulit ke Kulit?
Bayi yang baru lahir dan dalam kondisi stabil diletakkan telanjang di dada ibu, ditutup selimut hangat di bagian punggung. Kontak ini idealnya dilakukan sesegera mungkin dan tanpa terputus setidaknya satu jam, periode yang sering disebut golden hour.
Manfaat untuk Bayi
Kontak kulit ke kulit membantu menstabilkan suhu tubuh, detak jantung, dan pernapasan bayi, serta mengurangi tangis. Bayi juga dapat merangkak perlahan mencari puting dan mulai menyusu sendiri, proses yang dikenal sebagai inisiasi menyusu dini.
Manfaat untuk Ibu
Hormon oksitosin yang dilepaskan saat skin-to-skin membantu rahim berkontraksi dan mendukung produksi ASI. Banyak ibu juga merasakan ikatan emosional yang kuat dengan bayinya di momen ini.
Sampaikan keinginan melakukan kontak kulit ke kulit dalam birth plan dan diskusikan dengan bidan atau dokter sebelumnya.
Peran Ayah dan Setelah Operasi Caesar
Bila ibu belum memungkinkan, misalnya setelah operasi caesar dengan kondisi tertentu, ayah dapat melakukan skin-to-skin. Banyak fasilitas kesehatan kini juga mendukung kontak kulit ke kulit di ruang operasi bila kondisi ibu dan bayi stabil.